Live Sound EngineerPernah tau nggak kalau ada satu posisi di dalam tim produksi yang namanya live sound engineer? Atau Bahasa Indonesianya operator panggung. Operator panggung mengemban kepercayaan dari si band atau artis untuk mengatur output suara yang sesuai bagi penonton. Biasanya si artis atau band sudah nggak perlu memikirkan lagi kualitas output tata suaranya. Semuanya diserahkan kepada si operator.
Ya kebayang aja, kalau misalnya main di arena yang kapasitasnya 5000 orang, mana mungkin si artis masih memikirkan suara keluarnya seperti apa. Secara fisik juga sudah tidak mungkin karena tempatnya yang sangat luas. Kalau sudah begitu yang namanya kerja tim sudah mutlak hukumnya. Semuanya di dalam tim produksi punya perannya masing-masing. Termasuk si operator tentunya.
Kuncinya adalah kepercayaan. Si band percaya sepenuhnya sama si operator. Kalau sudah begitu, kerjanya enak. Si band tinggal bermain seenaknya di atas panggung, si operator tinggal menjaga kualitas tata suaranya dari luar panggung. Plus, semakin lama bekerja sama dengan satu band, semakin ngelotok juga pemahaman akan karakter musik si band. Itu kalau di dalam negeri. Kalau di luar negeri, hal yang sama berlaku juga kurang lebih sama. Malah, nggak jarang, untuk band-band independen, mereka lebih memilih untuk membawa operator yang bisa juga bekerja sebagai road manager ketimbang crew atau manajer bisnis mereka. Kalau itu sih, untuk urusan efisiensi ya.
Operator juga ada sekolahnya loh. Karena pada dasarnya, mereka harus punya pemahaman teknis tentang tata suara. Posisi ini, adalah posisi penting yang nggak bisa dipinggirkan begitu saja dalam dunia musik. Operator panggung, bisa membuat kamu lebih enak menyaksikan artis atau band yang kamu suka. Mereka punya tanggung jawab penuh sama urusan tata suara. |