Mastering KerenYang namanya proses produksi sebuah karya musik, belum berhenti ketika semua bagian dari lagu selesai ditake. Dalam sebuah proses produksi normal, ada yang namanya mixing dan mastering. Menurut Wikipedia, yang namanya mixing itu adalah proses untuk mencampuradukan berbagai macam suara menjadi sebuah kesatuan suara yang terdengar balance dan ciamik. Sementara mastering, adalah proses menyiapkan si hasil final mix itu ke kualitas yang layak untuk digandakan, dibikin jadi cd yang kita beli di toko cd itu. Dua proses ini adalah proses standar dalam produksi sebuah karya musik. Dengan demikian, rangkaian suara yang kita denger itu jadi lebih enak dari segi kualitas.
Nggak mau dong? Mengeluarkan uang untuk mendengarkan hasil audio yang begitu-begitu saja atau malah bisa dibilang jelek? Seringkali, karena faktor ketidakpuasan akan hasil akhir mixing dan mastering, si artis membatalkan master rekaman yang sudah jadi dan mengganti engineernya. Lalu mengulang semua proses itu dari awal.
Dari segi uang, yang namanya mengulang proses dari awal, sudah pasti bikin sebuah proses produksi membengkak anggarannya. Tapi, atas nama kepuasan? Kalau memungkinkan, semua juga dikejar. Hal itu dilakukan untuk mengejar hasil akhir yang dirasa kurang puas di beberapa titik. Sah-sah saja, namanya juga karya si penciptanya.
Definisi keren pasti berbeda-beda untuk banyak orang. Tapi, semua pasti sepakat bahwa kalau ada kemungkinan untuk membuat sebuah benda menjadi lebih baik, kenapa tidak dilakukan? Inilah dunia musik, di mana semua pakem yang sudah terlebih dulu ada, bisa diubah kapanpun si artis mau. Yang paling dasar adalah pengenalan, kamu maunya seperti apa. Dunia musik itu adalah dunia yang sangat menarik. |